Jumat, 16 Mei 2014 - 01:58:14 WIB
Kegiatan Rutin MAPALA UNIVERSITAS PANCASAKTI MAKASSAR
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Olahraga - Dibaca: 88230 kali

Sebenarnya catatan ini sudah lama ingin kutulis, semenjak pertengahan bulan lalu ketika kami baru pulang dari pedalaman Kawasan Ekowisata Kuta Malaka setelah Diksar XMAPALA UNPACTI, Diksar yang [bagi aku] paling menguras pikiran selama aku berada diMAPALA UNPACTI. 

Diksar adalah pendidikan dasar yang harus diikuti oleh setiap calon anggota untuk mencapai status sebagai anggotaMAPALA UNPACTI. Setiap lembaga aku rasa punya sebuah ritual atau kegiatan atau apalah namanya baik itu bersifat pendidikan atau lainnya untuk menyaring anggotanya, dan lembaga kami menamakan kegiatan atau ritual tersebut dengan Pendidikan Dasar dengan nama lain atau singkatannya Diksar.


Diksar XMAPALA UNPACTI dilaksanakan seminggu dari 7 - 14 Desemebr 2009 di Kawasan Ekowisata Kuta Malaka Aceh Besar. Setelah proses panjang akhirnya Diksar X menghasilkan 11 orang (4 diantaranya perempuan), yang secara legalitas dinyatakan sebagai anggotaMAPALA UNPACTI, yang secara hukum rimba dinyatakan sebagai petualang baruMAPALA UNPACTI. Ini merupakan Diksar kedua terbanyak secara kuantitas setelah Diksar pertama yang berjumlah 17 orang. walau dari pertama kami banyak berharap agar kuantitas itu dapat terkalahkan dengan Diksar ini, tapi itu cuma harapan belaka. tak jadi masalah sebenarnya, karena bagi kami kuantitas bukanlah penentu tapi kualitaslah yang akan membawa kita ke puncak yang kita impikan, itulah yang selalu diajarkan senior kami ketika kami dahulu pertama kali menyandanng status anggota Mapala ini.

Jika ingin di telusuri lebih jauh, sebenarnya Diksar cuma mengajarkan 3 hal, yang pertama mentalitas, kemudian kebersamaan anggota tim dan yang terakhir loyalitas terhadap lembaga dan organisasi. Jika ini sudah tercapai maka berhasillah Diksar tersebut, itu adalah standarisasi sebuah Diksar tentunya. Membangun mnetalitas menjadi penting karena ini adalah hakikat sebagai anak pecinta alam, bayangkan jika ada anak mapala yang gak punya mental, pasti tak akan ada cerita tentang keindahan alam ini yang bisa dihasilkannya. Punya mental bukan berarti berani bekelahi atau "sok preman" di depan orang, tapi punya mental adalah berani tampil apa adanya, percaya diri, punya prinsip, itulah mental yang kami pahami sebagai generasi yang dibesarkan dari lembaran kepahitan dan keindahan hidup. 

Tapi melihat hasilnya bukanlah pada Diksar, kita harus melihatnya paska Diksar tersebut, semua yang terjadi pada Diksar akan nampak jelas pada si peserta. Mentalitas, Kebersamaan, dan Loyalitas bisa diukur paska Diksar. Maka, oleh karena itu jadilah petualang sejati yang punya mentalitas tinggi, bukan yang cengeng, yang tak mampu mengarungi hidup di alam tuhan.

Selebihnya, harapan dari segenap anggotaMAPALA UNPACTI agar anggota Diksar XMAPALA UNPACTI dapat menjadi pilar utama dalam menjadikan lingkungan hidup yang lestari dan berkeadilan dan juga dapat bersama membawaMAPALA UNPACTI ke puncak yan gselalu kita impikan bersama. Jika kalian adalah petualang maka kalian pasti tahu tantangan itu adalah sahabat kalian. 

Salam Lestari.. 
Muhajir Pemulung



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)